Rabu, 28 Desember 2011


Tugas Individu
MK. Pengantar Teknologi Pertanian

ALAT PEMISAH BULIR PADI DARI BATANG



NAMA    : DIKI WAHUDI
NIM       : 1127040072
KELAS     : B


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI PERTANIAN
FAKULTA TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Description: F:\alat-perontok-padi_files\images.jpgVTINGKAT  RENDAH











Alat perontok yang paling sederhana berupa kayu atau bambu pemukul, tongkat perontok, dan lain sebagainya tergantung pada kebiasaan didaerah masing-masing. Alat yang biasa dipakai adalah pedal perontok (Thresher) yang terdira atas sebuah drum yang terbuat dari lempeng – lempeng kayu yang disusun berjajar berkeliling membentuk silinder kayu dengan diameter 36 – 38 cm, dan panjang 42-45 cm. Pada kayu ini ditancapkan gigi perontok yang terbuat dari kawat baja sebesar 3 mm. Poros pada drum pedal ini dihubungkan dengan sebuah stang pemutar dan diteruskan kepedal. Tetapi apabila semua bagian alat yang ikut berperan dalam perontok padi digerakkan dengan mesin akan sangat membantu para petani.   karena selain semakin meringankan pekerjaan juga mempercepat waktu. biasanya petani menggunakan alat perontok manual dalam 1 jamnya hanya menghasilkan 100 – 150 kg. Dan itu pun belum lagi waktu untuk membersihkan jerami-jeraminya, karena apabila dengan cara manual harus memanfaatkan aliran udara bebas atau angin untuk memisahkan jerami tersebut.
Hal seperti seperti ini sangatlah memprihatinkan, apalagi pada saat ini harga padi yang tidak stabil. Beruntung apabila harga semakin tinggi, tetapi itu sangat jarang ditemui pada saat musim panen. Biasanya pada saat panen apalagi saat panen raya, semua petani padi memanen padinya. Akhirnya para penadah atau pengepul padi seenaknya membuat harga dengan alasan banyaknya padi yang dipanen. Akibatnya bisa sangat memprihatinkan apabila para petani tidak bisa begitu cepat untuk memanen padi mereka, karena semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memanen, harga akan semakin anjlok. Tidak hanya dalam hitungan hari, hitungan jam pun sudah biasa harga yang semula tinggi kemudian anjlok. Maka dari itu perlu sekali mesin perontok padi ini dipakai oleh petani. Apalagi terdapat pengembangan pada pemisah padi dan kotoran, sehingga pada saat memanen waktu yang dibutuhkan akan lebih cepat
TINGKAT SEDANG
















Pedal Thresher Lipat mempunyai prinsip kerja yang sama dengan pedal thresher stationary, berbeda hanya pada komponen kerangka yang dapat dilipat sehingga mudah dibawa ke tengah sawah. Dimaksudkan untuk mengatasi besarnya susut tercecer akibat perontokan padi menggunakan cara Gebot. Kemampuan kerjanya mencapai 90-120 kg/jam hanya dengan satu orang operator.
Keunggulan:
  • Bentuknya sederhana
  • Bahan terdiri dari pipa, kayu, kawat, dan plastik tenda, dan dapat bebas difabrikasi menggunakan bahan bekas atau bahan baru
  • Memanfaatkan gir roda belakang sepeda beserta rantainya yang bersifat “Free Wheel”, sekali pedal ditekan, drum perontok akan terus berputar karena dilengkapi dengan pemberat “eksentrik”
  • Mekanisme kerangkanya mirip dengan kursi lipat, sedangkan mekanisme pedalnya mirip dengan pedal pada mesin jahit (tipe kaki menggunakan pegas ban karet bekas).
Spesifikasi Teknis:
  • Tipe : Manual (Lipat)
  • Kapasitas Kerja : 90 – 120 kg/jam
  • Panjang = 1009 mm
  • Lebar = 112 mm
  • Tinggi = 146 mm
  • Diameter drum = 350 mm
  • Gigi Perontok = Sirip Kawat bentuk kerucut
  • Bobot : 10 kg
  • Tenaga penggerak : Pedal
  • Operator : 1 orang
  • Lama Penyediaan Setelah Order: minggu – 2 bulan tergantung jenis dan jumlah produk yang dipesan
  • Minimal Order: 1
Description: mesin perontok padi maksindoDescription: G:\pd 3_files\photo_data\PKH%20Mekanisme%20alat%20pertanian.JPGTINGKAT TINGGI








Sejalan dengan perkembangan teknologi sekarang ini, semua yang berkaitan dengan mesin ataupun bukan mesin selalu berhubungan dengan teknologi. Apalagi produsen yang memproduksi suatu alat sangat kualahan untuk memenuhi permintaan dari konsumen. Maka dari itu perlu adanya pengembangan alat produksi yang bisa membantu proses produksi secara cepat dan efisien. Namun, sekarang ini masih banyak pekerjaan yang sebenarnya bisa dibantu dengan suatu alat atau mesin, tetapi para pelaku produksi masih menggunakan proses secara manual. Seperti halnya yang terjadi pada petani penghasil padi. Sekarang ini masih banyak petani yang memakai cara manual untuk merontokkan  padi, ada yang sudah memakai alat tetapi masih menggunakan tenaga manusia sebagai penggeraknya. Padahal untuk memperoleh hasil panen yang banyak dan bersih, petani harus melakukan beberapa tahapan dalam  merontokkan padi dan kemudian membersihkan padi dari kotoran-kotoran ( jerami ) yang berasal dari potongan-potongan daun atau tangkai pohon padi yang terkena perontoknya. Apabila semua itu dilakukan oleh mesin maka petani akan  terbantu dan akan memperoleh padi yang dipanen lebih banyak dengan waktu yang relatif lebih cepat.
Maka dari itu perlu adanya mesin perontok padi dengan inovasi atau pengembangan yang harus mendukung, yaitu pada bagian pemisah antara padi dan potongan daun. Dan alat yang perlu ditambahkan pada mesin perontok padi itu adalah blower. Blower di pasang setelah perontok.
Spesifikasi :
  • Model : PPM-1  (penggerak China), PPM-2 (Penggerak Kubota)
  • Kapasitas :
    • Kapasitas Gabah : 800 kg / jam
    • Kapasitas Kedelai : 350 kg / jam
    • Kapasitas jagung basah : 1250 kg / jam
    • Kapasitas jagung kering : 2000 kg / jam
  • Putaran poros utama : 500-700 rpm
  • tenaga penggerak  motor diesel : 7 PK / 2200 watt
  • Dimensi : 115x78x132 cm
  • Berat (tanpa mesin) : 138 kg
  • Panjang jerami : 450-500 mm
Panjang tangkai kedelai : 550-600 mm
 
ALAT PENANAM PADI TRADISIONAL
Teknologi Tabela (Tanam Benih Langsung)


 



TABELA adalah teknologi baru bagi kita. Tabela ( Tanam Benih Langsung ) merupakan salah satu teknik tanam padi.
Pada perkembanganya teknik penyempurnaan Tabela-pun berkembang salah satunya adalah BAYTANI. Baytani dibuat dari kayu dan plastik, panjang total 210 cm; lebar 52 cm, tinggi tanpa penarik 52 cm dan berat 11,5 kg. Konstruksinya knock down untuk mempermudah dibawa dalam pengangkutan. Kebutuhan benih 20—25 kg per hektar (ha) dengan kapasitas kerja 3—6 jam per ha tergantung pengalaman operator.Tabung benih terbuat dari pipa paralon dengan ukuran 4 inci. Pada tabung benih terdapat 8 baris lubang untuk keluarnya benih dengan jarak antarbaris 25 cm
Roda terbuat dari kayu dengan diameter 50 cm dan tebal 4 cm. Pada roda bagian luar dipasang tujuh sayap segaris dengan lubang benih. Sayap pada roda berfungsi membuat jarak tanam dalam barisan dan menahan roda agar tidak selip saat ditarik.Pengisian benih dilakukan melalui kedua pusat roda bagian luar yang dapat dibuka dan ditutup. Agar benih dapat jatuh dengan baik, tabung hanya diisi 70%–80% dari volumenya. Setiap kali mengisi tabung sekitar 6–7 kg benih, masing-masing 3–3,5 kg dikiri dan kanan, untuk 0,25–0,3 ha sawah.Baytani dirancang bangun dengan harapan, sistem tabela dapat menjadi alternatif dalam bercocok tanam padi selain sistem pindah tanam. Sekaligus sebagai solusi makin sulitnya tenaga tanam.
ALAT PENANAM PADI SEDANG
Alat Tanam Seba Guna ( Panser )




 




PANSER ( penanam Serba Guna ), sesuai dengan namanya alat ini bisa untuk menanam Jagung, Kacang tanah, Padi, dan Kedelai dilahan kering.Proto tipe panser:
Keunggulan PANSER:
1.      Penser merupakan alat tanam multi guna yaitu bisa untuk menanam jaguung, kacang tanah, padi, kedelai (kususnya pada lahan kering )
2.      Panser bisa dioperasikan pada lahan dengan pengolahan sempurna maupun tanpa olah tanah (TOT)
3.      Panser dapat dioperasikan secara manual maupun dengan bantuan mesin penggerak.
4.      Panser bisa menekan biaya tanam hingga ± 60 %.
5.      Masa pakai panser akan lebih lama karena bahan utama terbuat dari logam/besi.

ALAT PENANAM PADI MODRN

Rice Transplanter

 

 

Rice transplanter adalah jenis mesin penanam padi yang dipergunakan untuk menanam bibit padi yang telah disemaikan pada areal khusus dengan umur tertentu, pada are al tanah sawah kondisi siap tanam, mesin dirancang untuk bekerja pada lahan berlumpur (puddle). Oeh karena itu mesin ini dirancang ringan dan dilengkapi dengan alat pengapung. Macam-macam rice transplanter
1.      Berdasarkan atas sumber daya penggerak
2.      Menurut macam persemaian yang digunakan transplanter
Bagian-bagian transplanteR
1.      Travelling Devices Yang Berfungsi Untuk Menggerakkan Transplanter Ke Depan Dan Belakang
2.      Feeding Devices Yang Terdiri Dari
·         Seedling Tray Berfungsi Sebagai Tempat Meletakkan Persemaian Yang Akan Ditanam
·          Seedling Stopper Berfungsi Sebagai Alat Penahan Persemaian Yang Terdapat Pada Seedling Tray
·         Seedling Feeding Pawl Untuk Menggerakkan Seedling Tray Kekanan Dan Kekiri Agar Pengambilan Persemaian Merata
3.      Planting Devices Terdiri Dari
4.      Planting Arm Berfungsi Mengerakkan Garpu Penanam Atau Planting Fork
5.      Planting Fork Sebagai Alat Pengambil Bibit Persemaian Dari Seedling Tray
6.      Operating Devices Adalah Alat Pengendalian Operasi Terdiri Atas Motor, Kopling, Gas, versneling, rem

Scrapbook Photos Slideshow Slideshow

Scrapbook Photos Slideshow Slideshow: TripAdvisor™ TripWow ★ Scrapbook Photos Slideshow Slideshow ★ to . Stunning free travel slideshows on TripAdvisor

alat penanam padi


















Posted by Picasa